Demam desertai ruam apakah campak atau bukan

Tanya jawab dokter ,(Dr Widodo Judarwanto SpA adalah dokter spesialis anak dari RS Bunda Jakarta, Klinik Kesulitan Makan, Jl. Rawasari Selatan 50, Cempaka Putih, Jakarta Pusat)

                                                          Demam desertai ruam apakah campak atau bukan

Apakah saat anak demam disertai ruam pada kulit sudah pasti campak?

Saat anak demam dan timbul bercak merah di seluruh badan, seringkali dianggap penyakit campak (gabag, karumut). Padahal, campak tidak harus selalu ditandai dengan demam yang disertai bercak merah. Berbagai penyakit lain juga dapat timbul dengan gangguan seperti itu.

Apakah Sudah Pernah Kena Campak, Bisakah Kena Lagi?

  • “Umumnya anak hanya kena campak satu kali, karena pasca kena campak, anak sudah mempunyai
    antibodi,” ujar dr Meta Hanindita, SpA dari Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya, dalam keterangannya kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (10/8/2015).
  • Menurut dia, bisa jadi penyakit lain dengan gejala demam dan muncul ruam di kulit menyebabkan orang tua berasumsi anaknya kembali terkena campak. “Bisa jadi yang dimaksud ‘campak’ adalah penyakit lain dengan gejala fever and rash seperti roseola atau rubella,” sambungnya.

Bagiamanakah Ciri khas penyakit campak?

Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramyxovirus.

Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Virus campak ditularkan lewat infeksi droplet lewat udara, menempel dan berbiak pada epitel nasofaring.

Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum timbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada.

Ciri khas penyakit campak adalah bercak merah timbul masih disertai pilek, masih demam tinggi, bercak merah semakin banyak sampai 5-7 hari, dan seminggu berikutnya timbul bekas kehitaman.

Adakah Penyakit Yang Menyerupai campak ?

1. Exantema Subitum. Kelainan yang disebabkan karena infeksi virus inilah yang paling sering terjadi yang sering dianggap campak. Pada kelainan ini biasanya demam 1-3 hari setelah demam hilang baru timbul bercak kemerahan diseluruh tubuh yang mirip campak. Setelah timbul dalam 2-3 hari akan hilang tidak membekas. Bedanya pada campak bercak merah timbul demam masih terjadi, seminggu setelah itu timbul bekas kehitaman pada bercak merah yang ada. Kelainan ini sering dialami pada penderita alergi dengan riwayat kulit yang sangat sensitif.

2. DBD. Pada awal perjalanan penyakit DBD pada hari ke 1-4 kadang juga disertai bercak kemerahan yang mirip campak. Bercak merah ini biasanya akan hilang setelah hari ke 5-7. Manifestasi ini sering dialami pada penderita alergi dengan riwayat kulit yang sangat sensitif.

3. Rubela. Rubela atau dikenal juga dengan nama Campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Rubella. Virus biasanya menginfeksi tubuh melalui pernapasan seperti hidung dan tenggorokan. Anak-anak biasanya sembuh lebih cepat dibandingkan orang dewasa. Penyakit ini sering ringan dan serangan sering berlalu tanpa diketahui. Penyakit ini bisa berlangsung satu sampai tiga hari. Anak-anak sembuh lebih cepat daripada orang dewasa. Infeksi dari ibu oleh virus Rubella saat hamil bisa serius, jika ibu terinfeksi dalam 20 minggu pertama kehamilan, anak bisa lahir dengan sindrom rubella bawaan (CRS), yang memerlukan berbagai penyakit tak tersembuhkan yang serius. Aborsi spontan terjadi pada hingga 20% kasus. Virus ini menular lewat udara. Rubela juga biasanya ditularkan oleh ibu kepada bayinya, makanya disarankan untuk melakukan tes Rubela sebelum hamil. Bayi yang terkena virus Rubela selama di dalam kandungan berisiko cacat.

4. Infeksi mononukleoss. Mononukleosis Infeksiosa adalah penyakit yang ditandai dengan demam, nyeri tenggorokan dan pembesaran kelenjar getah bening, yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr, salah satu dari virus herpes. Setelah menyususp ke dalam sel-sel di Hidung dan tenggorokan, virus ini akan menyebar ke limfosit B (sel darah putih yang bertanggungjawab terhadap pembentukan antibodi). Infeksi virus Epstein-Barr sering terjadi dan bisa menyerang anak-anak, remaja dan dewasa.

5. Erupsi obat Erupsi obat alergi atau allergic drug eruption adalah reaksi alergi pada kulit atau daerah mukokutan yang terjadi sebagai akibat pemberian obat dengan cara sistemik. Pada pemeriksaan fisik, hampir di seluruh tubuh tampak papul eritematous diskret. Pengobatannya dengan terapi sistemik berupa kortikosteroid dan antihistamin dan topikal.

6. Penyakit Kawasaki. Penyakit ini juga dikenal sebagai sindrom kelenjar getah bening, penyakit simpul mukokutan, poliarteritis kekanak-kanakan. Sindrom Kawasaki adalah penyakit, sebagian besar bayi, yang mempengaruhi banyak organ, termasuk kulit, selaput lendir, kelenjar getah bening, dan dinding pembuluh darah, tetapi efek yang paling serius adalah pada jantung mana ia dapat menyebabkan dilasi aneurismal parah.

Apakah ada gejala khas bila terserang penyakit campak ?

Gejala klinis terjadi setelah masa tunas 10-12 hari, terdiri dari tiga stadium :

  • Stadium prodromal, berlangsung 2-4 hari, ditandai dengan demam yang diikuti dengan batuk, pilek, farings merah, nyeri menelan, stomatitis, dan konjungtivitis. Tanda patognomonik timbulnya enantema mukosa pipi di depan molar tiga disebut bercak Koplik.
  • Stadium erupsi, ditandai dengan timbulnya ruam makulo-papular yang bertahan selama 5-6 hari. Timbulnya ruam dimulai dari batas rambut di belakang telinga, kemudian menyebar ke wajah, leher, dan akhirnya ke ekstrimitas.
  • Stadium penyembuhan (konvalesens), setelah 3 hari ruam berangsur-angsur menghilang sesuai urutan timbulnya. Ruam kulit menjadi kehitaman dan mengelupas yang akan menghilang setelah 1-2 minggu.

Apakah penyakit campak bisa menimbulkan komplikasi penyakit?

1. Infeksi bakteri : Pneumonia dan Infeksi telinga tengah (otitis media)

2. Kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga pendeita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan

3. Ensefalitis (inteksi otak) terjadi pada 1 dari 1,000-2.000 kasus.

4. Campak menjadi berat pada pasien dengan gizi buruk dan anak yang lebih kecil

5. Diare dapat diikuti dehidrasi

6. Laringotrakeobronkitis (croup)

7. Bronkopneumonia

8. Reaktifasi tuberkulosis

9. Malnutrisi pasca serangan campak

10. Subacute sclerosing panencephalitis (SSPE), suatu proses degeneratif susunan syaraf pusat dengan gejala karakteristik terjadi deteriorisasi tingkah laku dan intelektual, diikuti kejang. Disebabkan oleh infeksi virus yang menetap, timbul beberapa tahun setelah infeksi merupakan salah satu komplikasi campak onset lambat.

Bagaimanakah cara pengobatan dan pencegahannya ?

– Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan atas.
– Jika hanya mengandung campak, vaksin dibeirkan pada umur 9 bulan. Dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun. Selain itu penderita juga harus disarankan untuk istirahat minimal 10 hari dan makan makanan yang bergizi agar kekebalan tubuh meningkat.
– Imunisasi campak termasuk dalam program imunisasi nasional sejak tahun 1982, angka cakupan imunisasi menurun < 80% dalam 3 tahun terakhir sehingga masih dijumpai daerah kantong risiko tinggi transmisi virus campak.
– Strategi reduksi campak terdiri dari : Pengobatan pasien campak dengan memberikan vitamin A . Imunisasi campak PPI : diberikan pada umur 9 bulan. campak dapat diberikan bersama vaksin MMR pada umur 12-15 bulan. Mass campaign, bersamaan dengan Pekan Imunisasi nasional
– Catch-up immunization, diberikan pada anak sekolah dasar kelas 1-6, disertai dengan keep up dan strengthening.

Demam disertai leher kaku ,Awas Meningitis

Apakah Demam secara tiba-tiba yang disertai leher kaku menunjukan pada kondisi penyakit yang serius?

Demam dapat merupakan suatu gejala penyakit atau infeksi. Penyakit menimbulkan demam.

Demam adalah suatu kondisi ketika suhu tubuh berada diatas 37,5 derajat celcius.

Ketika virus atau bakteri masuk ke dalam tubuh, berbagai jenis sel darah putih atau leukosit melepaskan “zat penyebab demam (pirogen endogen)” yang selanjutnya memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus anterior, yang kemudian meningkatkan nilai-ambang temperatur dan terjadilah demam. Selama demam, hipotalamus cermat mengendalikan kenaikan suhu sehingga suhu tubuh jarang sekali melebihi 41ºC.

Kemungkinan penyakit apakah bila demam secara tiba-tiba disertai dengan leher kaku ?

Salah satu penyakit serius dengan gejala demam dan leher kaku yang perlu diwaspadai adalah meningitis.

Meningitis merupakan radang pada selaput (meninges) otak dan saraf tulang belakang akibat infeksi jamur dan bakteri. Beberapa gejalanya dapat berupa:

  • Leher kaku.
  • Demam secara tiba-tiba.
  • Sulit konsentrasi.
  • Mual dan muntah.
  • Nafsu makan menurun.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Cepat mengantuk.

Untuk memastikan diagnosis, perlu dilakukan pemeriksaan yang mencakup tes darah, cairan serebrospinal, dan pemeriksaan dengan X-ray atau CT scan.

Apakah Penyakit Meningitis bisa menular ?

Karena meningitis disebabkan oleh infeksi, maka bisa menular. Penularan meningitis dapat terjadi dari orang-ke-orang melalui batuk, bersin dan berciuman umumnya meningitis yang disebabkan oleh bakteri.

Sedangkan meningitis akibat virus menular dengan cara yang agak berbeda. Meningitis virus dapat menyebar melalui kontak dengan tinja yang terinfeksi dapat juga menyebar melalui tetesan (droplet) yang dilepaskan ketika orang batuk atau bersin.

Apakah meningitis bisa menyerang bayi ?

Mungkin sulit untuk menemukan gejala yang mengarah ke meningitis pada bayi baru lahir dan bayi kecil. Bayi dengan meningitis mungkin tampak lambat atau tidak aktif, muntah, mudah marah (rewel) atau nafsu makan buruk.

Pasien dari segala usia yang terkena meningitis bisa juga mengalami kejang.

Bagaimanakan cara mencegahan Meningitis ?

  • Cuci tangan secara menyeluruh dan sering dengan sabun dan air mengalir.
  • Cuci tangan sangat penting setelah mengganti popok, menggunakan toilet, batuk atau membuang ingus di tisu.
  • Bersihkan permukaan yang terkontaminasi seperti gagang pintu, remote control TV dengan sabun dan air.
  • Tutup mulut ketika batuk. Tutup mulut ketika batuk dengan tisu atau arahkan batuk ke lengan atas. Setelah menggunakan tisu, buang di tempat sampah lalu cuci tangan.
  • Hindari berciuman atau berbagi gelas minum, alat makan, lipstik atau barang-barang lainnya dengan orang yang sakit atau dengan orang lain ketika Anda sakit.
  • Vaksinasi termasuk dalam jadwal imunisasi anak dapat melindungi anak-anak terhadap beberapa bentuk meningitis.

demam disertai sakit kepala

Demam disertai sakit kepala>>Demam pada umumnya merupakan salah satu reaksi tubuh kita bila terkena suatu infeksi akibat bakteri atau virus penyakit tertentu, atau bahkan akibat olah raga berlebih,perubahan cuaca yang panas,atau akibat dari imunisasi pada bayi.

Demam sering diikuti oleh gejala yang lainnya seperti sakit kepala.

Gejala Demam Yang diikuti oleh sakit kepala hebat umumnya disebabkan oleh adanya infeksi virus.

Penyakit yang disebabkan oleh virus misalnya :

  •  Influenza, biasanya disertai batuk pilek
  • Gastroenteritis, atau flu perut, biasanya disertai sakit perut, mual/muntah, diare.
  • Demam berdarah, khas dengan demam tinggi 4 hari yang kemudian turun sendiri di hari ke5
  • Chikungunya, merupakan penyakit yang diakibatkan virus dan keluhan utama adalah demam dan nyeri sendi
  • Campak, demam yang diikuti munculnya ruam kemerahan di seluruh tubuh,cacar air, demam yang diikuti munculnya bintik bintik berisi cairan di seluruh tubh
  • dll.

Bagaimana demam bisa terjadi ?

Ketika mikroorganisme masuk ke tubuh, sel darah putih (leukosit) melepaskan zat penyebab demam (piragen endogen). Zat inilah yang memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus anterior.

Hipotalamus anterior di otak inilah yang berfungsi mengatur agar suhu tubuh stabil pada kisaran 36-37 derajat celcius. Demam ringan bisa reda dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari tanpa obat.

Bagaimana cara mengurangi dampak demam yang terjadi ?

  • Demam dapat menyebabkan kondisi tidak nyaman karena bisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Karena ketika demam terjadi peningkatan hilangnya cairan tubuh lewat keringat ataupun urine. Untuk menghindari dehidrasi yang lebih parah, berikan minum berupa air putih atau jus buah dalam jumlah besar pada penderita demam.
  • Lakukan pengompresan dengan air hangat agar tubuh terasa lebih nyaman. Umumnya mengompres dapat menurunkan demam dalam waktu 30-45 menit. Kenakan pakaian tipis, dan istirahatlah pada ruangan yang berventilasi baik. Pada kondisi yang lebih berat, demam di atas 42 derajat celcius dapat menyebabkan kerusakan sistem syaraf.

Bagaimana sakit kepala bisa terjadi ?

Sedangkan sakit kepala atau nyeri kepala dalam bahasa medis kedokteran disebut Cephalalgia, tak lain kondisi sakit yang terletak di sekitar kepala. Terkadang rasa sakit pada leher bagian atas juga disebut sakit kepala.

Otak kita ternyata tidak terlalu sensitif terhadap rasa sakit. Hal ini karena otak mengandung sedikit nociceptor, syaraf yang berfungsi merespon dan memberikan informasi rasa sakit kepada otak untuk menghindari kerusakan tubuh.

Sedangkan yang memiliki persepsi terhadap rasa sakit tak lain lapisan selaput atau membran yang melindungi otak yang dikenal dengan meninges. Pembuluh darah di otak juga sensitif terhadap rasa sakit. Iritasi atau gesekan pada meninges dan pembuluh darah inilah yang mengakibatkan munculnya rasa sakit atau nyeri kepala.

Kondisi apa saja yang memicu sakit kepala ?

  • Gesekan atau iritasi antara meninges dan pembuluh darah bisa dipicu banyak hal beberapa di antaranya stres. Kondisi emosional ini bisa menyebabkan otot-otot pada leher belakang kaku dan menegang. Tak bisa dipungkiri stres menjadi pemicu utama sakit kepala.
  • Paramedis menggolongkan sakit kepala karena ketegangan emosional ini kedalam sakit kepala fungsional (tension headache). Pijatan ringan pada bagian belakang leher yang kaku dan menegang bisa sedikit meringankan rasa sakit. Selain stres, perubahan pola makan juga dapat menyebabkan munculnya nyeri kepala ringan.
  • Kondisi perut kosong karena melewatkan salah satu jadwal makan, baik pagi, siang atau malam pada sebagian orang juga bisa menjadi pemicu sakit kepala. Karena perut kosong membuat gula darah turun sehingga tubuh menjadi lemas. Jika hal ini yang menjadi pemicunya segeralah penuhi asupan makanan dengan gizi seimbang.
  • Hindari mengonsumsi makanan manis, seperti coklat untuk mengisi perut kosong. Karena kadar gula dari makanan manis akan membuat gula darah melambung dan kemudian turun lebih rendah lagi. Tidak hanya perubahan pola makan, aktivitas fisik atau olah raga berat juga dapat menjadi pemicu.
  • Apalagi aktivitas fisik yang terlalu berat itu tanpa diawali dengan peregangan yang cukup. Karena kegiatan fisik yang berlebihan bisa membuat pembuluh darah di kepala dan leher menjadi bengkak dan tertekan. Postur tubuh yang salah juga bisa menyebabkan tekanan pada otot leher dan kepala.
  • Misalkan kebiasaan duduk dengan posisi bahu membungkuk, duduk tanpa sandaran, menatap layar komputer dengan posisi terlalu tinggi atau rendah dan mengapit telepon antara kuping dan pundak. Pada beberapa orang, nyeri di kepala biasanya disertai dengan munculnya demam.

Bagaimana cara mengatasi demam disertai sakit kepala ?

Karena itu jika Anda mengalami demam atau sakit kepala, pengobatan menggunakan obat berjenis analgesik antipiretik dapat diambil sebagai alternatif jika memijat untuk mengurangi sakit kepala atau mengompres untuk mengurangi demam tidak cukup membantu.

Obat berjenis analgesik antipiretik yang misalnya mengandung paracetamol, aspirin dan anti infl amasi non streroid lainnya cukup efektif untuk mengurangi demam dan sakit kepala. Pada demam, obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin E2 pada hipotalamus anterior. Analgesik berfungsi untuk meregangkan tekanan pada otak.

Penyakit yang diakibatkan virus ini, umumnya dapat sembuh sendiri, waktunya variatif antara 5-14 hari. Sangat tergantung dengan daya tahan tubuh penderita. Jika daya tahan tubuh cukup baik, maka penyakit akan semakin cepat selesai, atau sebaliknya. Saran kami:

  • Istirahat cukup
  • Perhatikan asupan gizi Anda, pastikan cukup dan perbanyak sayur dan buah buahan
  • Anda dapat mengkonsumsi suplemen untuk meningkatakan daya tahan tubuh
  • Anda dapat minum obat pereda demam dan nyeri seperti parasetamol

Silahkan berkonsultasi dengan dokter, jika gejalanya terasa berat, demam tinggi lama, ada komplikasi yang menyertai seperti sesak atau kejang, karena sakit kepala yang sering dialami seseorang bisa jadi merupakan gejala perdarahan otak atau tumor otak. Selain itu, menurut juru bicara American College of Physicians, Sandra Fryhofer, sakit kepala yang disertai demam juga bisa jadi menunjukkan gejala penyakit sinus.