demam disertai sakit kepala

Demam disertai sakit kepala>>Demam pada umumnya merupakan salah satu reaksi tubuh kita bila terkena suatu infeksi akibat bakteri atau virus penyakit tertentu, atau bahkan akibat olah raga berlebih,perubahan cuaca yang panas,atau akibat dari imunisasi pada bayi.

Demam sering diikuti oleh gejala yang lainnya seperti sakit kepala.

Gejala Demam Yang diikuti oleh sakit kepala hebat umumnya disebabkan oleh adanya infeksi virus.

Penyakit yang disebabkan oleh virus misalnya :

  • ┬áInfluenza, biasanya disertai batuk pilek
  • Gastroenteritis, atau flu perut, biasanya disertai sakit perut, mual/muntah, diare.
  • Demam berdarah, khas dengan demam tinggi 4 hari yang kemudian turun sendiri di hari ke5
  • Chikungunya, merupakan penyakit yang diakibatkan virus dan keluhan utama adalah demam dan nyeri sendi
  • Campak, demam yang diikuti munculnya ruam kemerahan di seluruh tubuh,cacar air, demam yang diikuti munculnya bintik bintik berisi cairan di seluruh tubh
  • dll.

Bagaimana demam bisa terjadi ?

Ketika mikroorganisme masuk ke tubuh, sel darah putih (leukosit) melepaskan zat penyebab demam (piragen endogen). Zat inilah yang memicu produksi prostaglandin E2 di hipotalamus anterior.

Hipotalamus anterior di otak inilah yang berfungsi mengatur agar suhu tubuh stabil pada kisaran 36-37 derajat celcius. Demam ringan bisa reda dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari tanpa obat.

Bagaimana cara mengurangi dampak demam yang terjadi ?

  • Demam dapat menyebabkan kondisi tidak nyaman karena bisa menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Karena ketika demam terjadi peningkatan hilangnya cairan tubuh lewat keringat ataupun urine. Untuk menghindari dehidrasi yang lebih parah, berikan minum berupa air putih atau jus buah dalam jumlah besar pada penderita demam.
  • Lakukan pengompresan dengan air hangat agar tubuh terasa lebih nyaman. Umumnya mengompres dapat menurunkan demam dalam waktu 30-45 menit. Kenakan pakaian tipis, dan istirahatlah pada ruangan yang berventilasi baik. Pada kondisi yang lebih berat, demam di atas 42 derajat celcius dapat menyebabkan kerusakan sistem syaraf.

Bagaimana sakit kepala bisa terjadi ?

Sedangkan sakit kepala atau nyeri kepala dalam bahasa medis kedokteran disebut Cephalalgia, tak lain kondisi sakit yang terletak di sekitar kepala. Terkadang rasa sakit pada leher bagian atas juga disebut sakit kepala.

Otak kita ternyata tidak terlalu sensitif terhadap rasa sakit. Hal ini karena otak mengandung sedikit nociceptor, syaraf yang berfungsi merespon dan memberikan informasi rasa sakit kepada otak untuk menghindari kerusakan tubuh.

Sedangkan yang memiliki persepsi terhadap rasa sakit tak lain lapisan selaput atau membran yang melindungi otak yang dikenal dengan meninges. Pembuluh darah di otak juga sensitif terhadap rasa sakit. Iritasi atau gesekan pada meninges dan pembuluh darah inilah yang mengakibatkan munculnya rasa sakit atau nyeri kepala.

Kondisi apa saja yang memicu sakit kepala ?

  • Gesekan atau iritasi antara meninges dan pembuluh darah bisa dipicu banyak hal beberapa di antaranya stres. Kondisi emosional ini bisa menyebabkan otot-otot pada leher belakang kaku dan menegang. Tak bisa dipungkiri stres menjadi pemicu utama sakit kepala.
  • Paramedis menggolongkan sakit kepala karena ketegangan emosional ini kedalam sakit kepala fungsional (tension headache). Pijatan ringan pada bagian belakang leher yang kaku dan menegang bisa sedikit meringankan rasa sakit. Selain stres, perubahan pola makan juga dapat menyebabkan munculnya nyeri kepala ringan.
  • Kondisi perut kosong karena melewatkan salah satu jadwal makan, baik pagi, siang atau malam pada sebagian orang juga bisa menjadi pemicu sakit kepala. Karena perut kosong membuat gula darah turun sehingga tubuh menjadi lemas. Jika hal ini yang menjadi pemicunya segeralah penuhi asupan makanan dengan gizi seimbang.
  • Hindari mengonsumsi makanan manis, seperti coklat untuk mengisi perut kosong. Karena kadar gula dari makanan manis akan membuat gula darah melambung dan kemudian turun lebih rendah lagi. Tidak hanya perubahan pola makan, aktivitas fisik atau olah raga berat juga dapat menjadi pemicu.
  • Apalagi aktivitas fisik yang terlalu berat itu tanpa diawali dengan peregangan yang cukup. Karena kegiatan fisik yang berlebihan bisa membuat pembuluh darah di kepala dan leher menjadi bengkak dan tertekan. Postur tubuh yang salah juga bisa menyebabkan tekanan pada otot leher dan kepala.
  • Misalkan kebiasaan duduk dengan posisi bahu membungkuk, duduk tanpa sandaran, menatap layar komputer dengan posisi terlalu tinggi atau rendah dan mengapit telepon antara kuping dan pundak. Pada beberapa orang, nyeri di kepala biasanya disertai dengan munculnya demam.

Bagaimana cara mengatasi demam disertai sakit kepala ?

Karena itu jika Anda mengalami demam atau sakit kepala, pengobatan menggunakan obat berjenis analgesik antipiretik dapat diambil sebagai alternatif jika memijat untuk mengurangi sakit kepala atau mengompres untuk mengurangi demam tidak cukup membantu.

Obat berjenis analgesik antipiretik yang misalnya mengandung paracetamol, aspirin dan anti infl amasi non streroid lainnya cukup efektif untuk mengurangi demam dan sakit kepala. Pada demam, obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin E2 pada hipotalamus anterior. Analgesik berfungsi untuk meregangkan tekanan pada otak.

Penyakit yang diakibatkan virus ini, umumnya dapat sembuh sendiri, waktunya variatif antara 5-14 hari. Sangat tergantung dengan daya tahan tubuh penderita. Jika daya tahan tubuh cukup baik, maka penyakit akan semakin cepat selesai, atau sebaliknya. Saran kami:

  • Istirahat cukup
  • Perhatikan asupan gizi Anda, pastikan cukup dan perbanyak sayur dan buah buahan
  • Anda dapat mengkonsumsi suplemen untuk meningkatakan daya tahan tubuh
  • Anda dapat minum obat pereda demam dan nyeri seperti parasetamol

Silahkan berkonsultasi dengan dokter, jika gejalanya terasa berat, demam tinggi lama, ada komplikasi yang menyertai seperti sesak atau kejang, karena sakit kepala yang sering dialami seseorang bisa jadi merupakan gejala perdarahan otak atau tumor otak. Selain itu, menurut juru bicara American College of Physicians, Sandra Fryhofer, sakit kepala yang disertai demam juga bisa jadi menunjukkan gejala penyakit sinus.